Berita

Lion Air/Net

Nusantara

Tujuh Korban Lion Air Diidentifikasi Tanpa Pencocokan DNA

SABTU, 03 NOVEMBER 2018 | 21:12 WIB | LAPORAN:

Semua jenazah korban pesawat Lion Air PK-LQP yang berhasil diidentifikasi belum menggunakan metode pencocokan Deoxyribo Nucleic Acid (DNA).

Wakil Kepala Rumah Sakit (Wakarumkit) Polri Said Sukanto, Kombes Pol Haryanto menjelaskan bahwa identifikasi yang dilakukan Tim Disaster Victim Identification (DVI) baru sebatas menggunakan metode pencocokan sidik jari, medis, dan properti.

"Sampai sekarang, identifikasi kita dapat dari medik, gigi, dan sidik jari," jelasnya dalam konferensi pers di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (3/11).


Dari 189 penumpang dan kru pesawat, baru 7 orang korban yang berhasil diidentifikasi oleh Tim DVI RS Polri.

Mereka antara lain Jannatun Cintya Dewi (24), Candra Kirana (29), Monni (41), Hizkia Jorry Saroinsong, Endang Sri Bagusnita (20), Wahyu Susilo (31), dan Fauzan Azima (25).

Haryanto menekankan mereka semua berhasil diidentifikasi tanpa harus menggunakan metode pencocokan antemortem dan post mortem dengan menggunakan DNA.

"Sebab DNA sampai sekarang masih proses," jelasnya.

Setidaknya sudah 306 contoh DNA yang berhasil diambil oleh Tim DVI RS Polri Said Sukanto sebagai data post mortem. Ratusan contoh DNA itu diambil dari 73 kantong jenazah.

Adapun sebagai data antemortem, Tim DVI juga sudah mengantongi semua DNA milik keluarga korban. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya