Berita

Pelantikan PPP DPLN Malaysia/Net

Politik

Jelang Pemilu, PPP Perkuat Konsolidasi Di Semenanjung Malaysia

SABTU, 03 NOVEMBER 2018 | 18:21 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Wakil Ketua Umum DPP PPP, Arwani Thomafi melantik pengurus Dewan Pengurus Luar Negeri (DPLN) Malaysia di Kuala Lumpur, Sabtu (3/11). Pelantikan juga dihadiri Ketua DPP PPP Lena Maryana Mukti, Wasekjen Bidang OKK Achmad Baidowi, dan Wasekjen Syafa Iliyyin.

Menurut Baidowi, pelantikan ini menunjukkan bahwa geliat organisasi PPP makin tertata. Setelah Malaysia, DPP PPP akan segera meresmikan DPLN Hongkong, Mesir dan Saudi Arabia.

"Untuk memperkuat PPP di Malaysia kami ajak komunikasi dengan teman-teman paguyuban dari beberapa daerah indonesia di Malaysia. Bahkan juga komunitas pesantren dan mahasiswa kita dekati. Hal ini untuk memaksimalkan PPP agar bisa lolos parliamentary threshold, 4 persen," kata Baidowi dalam keterangan tertulis.


Sementara itu, Sekretaris DPLN PPP Malaysia Muhammad Zainul Arifin menyebutkan, WNI di Malaysia saat ini tidak kurang berjumlah 1,1 juta jiwa. Mereka tersebar di seluruh Semenangjung Malaysia, mulai Kuala Lumpur, Johor Bharu, hingga Pulau Penang.

Untuk mendapatkan suara mayoritas di Malaysia, pihaknya telah melakukan konsolidasi dan membentuk kepengurusan PPP di Malayia. Para pengurus juga telah menjalin komunikasi dengan berbagai elemen WNI di Malaysia.

"Kami sudah turun ke negeri-negeri yang ada di semenanjung Malaysia guna menyerap aspirasi warga Indonesia dan sudah berhasil membentuk perwakilan PPP di setiap negeri," ujar Zainul.

Saat ini, PPP telah menjalin hubungan baik dengan sejumlah pihak di Malaysia. Mulai dengan Partai Koalisi Perkataan Harapan yang saat ini memimpin Pemerintahan Malaysia, ormas Indonesia, hingga perwakilan resmi Indonesia seperti KBRI KL dan KJRI.

"Kami yakin PPP minimal akan mendapatkan satu kursi DPR RI dari Dapil Jakarta II yang meliputi Jakarta Pusat, Selatan dan Luar Negeri. Dan pasangan Joko Widodo-KH Ma'ruf juga bisa menang di sini," demikian Zainul. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya