Berita

Pencarian Lion Air PK-LQP/Net

Nusantara

Pihak Asuransi Harus Tanggung Biaya Pencarian Korban Lion Air

SABTU, 03 NOVEMBER 2018 | 18:09 WIB | LAPORAN:

Biaya pencarian dan evakuasi korban dan bangkai pesawat Lion Air PK-LQP seharusnya tidak ditanggung Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Pasalnya, semua maskapai penerbangan sudah memiliki asuransi yang mencakup semua itu.

Pakar asuransi penerbangan, Sofian Pulungan menegaskan bahwa asuransi tidak hanya mencakup biaya pencarian dan evakuasi korban maupun bangkai pesawat.

Biaya bagi keluarga korban yang ingin mengunjungi tempat kejadian perkara (TKP) juga ditanggung oleh maskapai penerbangan milik Rusdi Kirana itu. Sebab, asuransi juga sudah mengcakup hal tersebut.


"BFI Center (lembaga keuangan) tahu kan itu semua biayanya di-cover oleh asuransi. Juga termasuk kalau keluarga ingin mengunjungi TKP-nya juga itu dibiayai oleh asuransi, biaya pendampingan psikologis juga," ungkapnya dalam diskusi bertajuk ‘Awan Hitam Penerbangan Kita’ di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (3/11).

Dia menyebut bahwa batas paling atas asuransi yang bisa diklaim oleh maskapai dalam setiap kejadian adalah sebesar 750 juta dolar AS. Jumlah itu, katanya, sudah termasuk hampir semua keperluan selama proses pencarian dan evakuasi korban maupun bangkai pesawat yang jatuh.

"TPI, Tugu Pratama Indonesia. Itu adalah perusahaan asuransi yang mengcover Lion Air," ungkapnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya