Berita

Lion Air/Net

Nusantara

Pakar: Biaya Pencarian Seharusnya Ditanggung Lion Air, Bukan Negara

SABTU, 03 NOVEMBER 2018 | 13:59 WIB | LAPORAN:

Seluruh biaya proses pencarian pesawat Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Karawang, Jawa barat semestinya ditanggung manajemen perusahaan yang didirikan oleh Rusdi Kirana itu. Bukan malah ditanggung oleh Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Pakar asuransi penerbangan, Sofian Pulungan menegaskan, tak hanya biaya terkait upaya pencarian korban, biaya evakuasi bangkai pesawat komersil yang jatuh semestinya juga ditanggung penuh oleh maskapai penerbangan.

"Memang seharusnya biaya social rescue itu tidak dibebankan kepada negara, apalagi APBN," tegasnya dalam diskusi bertajuk ‘Awan Hitam Penerbangan Kita’ di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (3/11).


Diakuinya, memang merupakan tugas dan kewajiban negara untuk melaksanakan eksekusi dari evakuasi dan penyelamatan. Namun pembebanan biayanya, tetap harus ditanggung oleh maskapai penerbangan.

Hal itu, katanya, disadari betul oleh seluruh maskapai penerbangan. Maka dari itu, setiap maskapai penerbangan sudah tentu punya asuransi tentang itu.

"Asuransinya termasuk asuransi social rescue. Jadi berapapun biaya social rescue itu sepenuhnya ditanggung asuransi. Jadi tidak ada dan tidak boleh APBN itu digunakan untuk membiayai social rescue ini. Karena ini merupakan uang negara dan APBN," pungkasnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya