Berita

Foto/Net

Nusantara

Pemerintah Harus Terbuka Terkait Masalah Guru Honorer

JUMAT, 02 NOVEMBER 2018 | 19:16 WIB | LAPORAN:

Komisi X DPR RI meminta pemerintah dapat terbuka dengan rencana dan masalah yang sedang dihadapi terkait pengangkatan guru honorer. Agar tidak perlu ada unjuk rasa yang berlarut-larut.  

Anggota Komisi X Ledia Hanifa Amalia menyayangkan sikap diam pemerintah terhadap tuntutan ribuan guru honorer yang menginap di depan Istana Merdeka sejak 31 Oktober.

"Pemerintah harus terbuka, bisa menjelaskan roadmap-nya mau bagaimana, itu yang paling penting. Jangan dibiarkan tidak diajak ngobrol, artinya kan mereka merasa tidak puas dengan indikator yang dibuat oleh pemerintah. Jika dijelaskan mungkin mereka akan lebih tenang," terangnya di Kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jakarta, Jumat (2/11).


Menurut politisi PKS tersebut, sikap terbuka pemerintah dalam menyambut massa aksi guru honorer akan meminimalisir masalah yang berlarut-larut.

"Jelaskan kepada mereka, tahun ini akan melakukan pengangkatan berapa, tahun depan berapa, terbuka saja. Jangan biarkan orang sekian ribu berkumpul berhari-hari tanpa kejelasan," papar Ledia.

Dia mengakui bahwa masalah guru honorer selama ini sangat kompleks. Selain akibat aturan yang tidak kunjung selesai, juga pelaksanaan di lapangan tidak tertib.

"Kami dari dulu telah menndorong untuk pengesahan pengangkatan 14 ribu guru PNS yang harusnya bisa dilaksanakan tahun ini," demikian Ledia. [wah]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya