Berita

Lion Air/Net

Nusantara

LION AIR JATUH

Hari Keempat Pencarian, Total Ada 65 Kantong Jenazah Lion Air

JUMAT, 02 NOVEMBER 2018 | 00:10 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebanyak 65 kantong jenazah berhasil ditemukan Badan Sar Nasional (Basarnas) selama proses pencarian korban pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10) lalu.

Pihak Lion Air mengaku telah mendapat informasi dari Basarnas bahwa ada sembilan kantong jenazah yang ditemukan pada Kamis (1/11) pukul 19.00.

Dengan demikian, total kantong jenazah yang ditemukan sebanyak 65 kantong. Rincianna, pada Senin (29/10) ditemukan 24 kantong, Selasa (30/10) ditemukan 24 kantong, dan Rabu (31/10) ditemukan delapan kantong.


“Sembilan kantong tersebut dibawa dan diserahkan ke RS POLRI Kramat Jati, Jakarta Timur untuk proses identifikasi,” jelas Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan tertulisnya.

Proses identifikasi atau disaster victim identification (DVI) yang berada di RS Polri akan terus dilanjutkan bersama pihak keluarga penumpang dan awak pesawat.
 
Danang menjelaskan bahwa Lion Air juga telah mendapat informasi dari Basarnas tentang penemuan kotak hitam atau black box pesawat. Kotak hitam itu kini telah diserahkan ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
 
Lion Air juga masih melakukan pendampingan kepada keluarga (family assistant) pada setiap posko JT-610. Posko itu di antaranya berada di Cawang, RS Polri, Jakarta Timur, dan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“Tujuannya untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga penumpang, kru serta tim evakuasi,” tukasnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya