Berita

Foto: Papen Satgasgabpad Lombok

Hukum

Pangkogasgabpad: 100 Persen Rumah Rusak Sudah Dibersihkan

KAMIS, 01 NOVEMBER 2018 | 07:22 WIB | LAPORAN:

Dalam kurun waktu kurang lebih tiga bulan masa penugasan  prajurit TNI yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad), telah berhasil merobohkan dan membersihkan rumah warga yang rusak sebanyak 74.092 unit akibat bencana gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu yang lalu.

Hal tersebut dikatakan Panglima Kogasgabpad Rehabilitasi dan Rekonstruksi pasca bencana gempa bumi di NTB, Mayjen TNI Madsuni saat menggelar rapat evaluasi dengan staf-staf terkait di Markas Komando Gabungan (exs Bandara Selaparang Mataram), NTB, Rabu (31/10).

Menurut Mayjen TNI Madsuni, dari jumlah rumah yang dirobohkan dan dibersihkan oleh prajurit TNI sebelumnya sudah mendapat persetujuan dari pemilik dan terverifikasi oleh tim dari Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi NTB serta sudah mendapat Surat Keputusan (SK) dari Bupati tertanggal 28 Oktober 2018.


"Tugas kami (prajurit TNI) membantu merobohkan dan membersihkan rumah-rumah warga, saat ini pencapaiannya sudah 100 persen dari jumlah keseluruhan rumah yang rusak akibat gempa dan sudah terverifikasi," paparnya.
 
Selanjutnya Kogasgabpad mendorong kepada pihak-pihak yang telah ditunjuk untuk segera melaksanakan  pembangunan kembali rumah-rumah warga.

"Harapan kami, rumah-rumah warga segera dibangun sehingga mereka dapat tinggal dirumahnya yang layak," kata Mayjen TNI Madsudin.

Selanjutnya Panglima Kogasgabpad menyampaikan bahwa selain rumah warga yang dibersihkan juga terdapat  698 bangunan fasilitas sosial yang rusak di wilayah NTB  dan telah dirobohkan oleh prajurit TNI yang sudah siap untuk dibangun kembali.

"Dari jumlah 74.092 rumah yang telah dibersihkan sebanyak 67.796  sudah siap dibangun kembali, sedangkan untuk fasilitas sosial dari jumlah yang dirobohkan siap dibangun 445 unit," tuturnya.

"Semoga apa yang telah dilakukan oleh prajurit TNI selama melaksanakan tugas di NTB ini dapat membantu masyarakat untuk segera bangkit dan memulai kehidupannya kembali secara normal," tandasnya.

Selama tiga bulan masa penugasan prajurit TNI Kogasgabpad di NTB, tugas lain yang dilaksanakan yaitu mendistribusikan bantuan logistik, air bersih ke tempat pengungsian dan permukiman warga.

Di samping itu, prajurit TNI juga memberikan pelayanan kesehatan, membantu pemulihan trauma warga dengan memberikan pendampingan psikologi oleh Tim Psikologi TNI serta penanganan pengungsian dan perbaikan instalasi air bersih di beberapa tempat di NTB.[wid]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya