Berita

Foto: Kabidpenum Puspen TNI/Kolonel Sus Taibur Rahman

Pertahanan

Di Sigi, Prajurit TNI Dirikan Kelas-Kelas Darurat Dari Kayu Dan Terpal

SELASA, 30 OKTOBER 2018 | 08:57 WIB | LAPORAN:

Tanggap darurat tahap II Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) penanggulangan bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi Sulawesi Tengah telah berakhir pada Jumat (26/10) pekan lalu.

Selanjutnya terhitung mulai Minggu (27/10) status berubah menjadi tahap transisi pemulihan. Pada tahap ini untuk pengerahan personel TNI berdasarkan atas pertimbangan efektivitas.

Komandan Batalyon Zeni Tempur 8/SMG Mayor Czi Catur tetap menempatkan 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK) di Sektor Kabupaten Sigi untuk membantu pemerintah daerah setempat.  


Yonzipur 8/SMG mendapatkan permintaan dari Kepala Sekolah SD Inpres Jonooge, Selvie, S.Pd untuk dibuatkan kelas darurat dari tenda. Sebab, bangunan SD Inpres Jonooge sudah tidak layak untuk ditempati dan anak-anak harus belajar, apalagi kelas 5 dan 6 yang dalam waktu dekat akan menghadapi ujian nasional.

Dalam membantu Kepala Sekolah Dasar (SD) Inpres Jonooge, Danki Zipur Kapten Czi Basor H mengerahkan 15 personel yang dipimpin oleh Serka Adit Ramadin. Belasan personel ini mempunyai kemampuan konstruksi untuk mendirikan depan kelas darurat berbahan kayu. Rencananya atap dari terpal. Lokasi kelas darurat ini di sekitar pengungsian Desa Lolu dan terjangkau oleh anak-anak.

Selain Prajurit Yonzipur 8/SMG, juga dilibatkan 15 Prajurit TNI dari kesatuan Brigade Infanteri 22/Ota Manasa, bahu membahu mendirikan bangunan sementara untuk dijadikan kelas-kelas darurat.

Sebelum melaksanakan pembangunan kelas-kelas darurat tersebut, Prajurit TNI dari kesatuan Yonzipur 8/SMG dan Brigiff 22/Ota Manasa terlebih dahulu melaksanakan pembongkaran kelas-kelas yang sudah porak poranda akibat bencana gempa bumi yang terjadi beberapa waktu lalu.[wid]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya