Berita

Foto: IDNU

Dunia

Diaspora Indonesia Dan 10 Pelaku UKM Teken MoU Dorong Ekspor

SELASA, 30 OKTOBER 2018 | 07:26 WIB | LAPORAN:

Gugus Tugas Pemberdayaan UKM-IKM Ekspor Indonesian Diaspora Network-United (IDN-United), Indonesian Diaspora SME-SMI Export Empowerment Development (ID-SEED) dan Indonesia In Your Hand Network menandatangani nota kesepahaman bersama 10 pelaku UKM-IKM ekspor pada Jumat (26/10) pekan lalu, di sela-sela Trade Expo Indonesia (TEI) 2018 di Tangerang.

10 pelaku UKM-IKM tersebut menjual berbagai macam produk dari mulai makanan dan minuman hingga pakaian dan perhiasan.

"Dalam upaya masuk pasar global diperlukan konektivitas dan sinergi yang berkesinambungan, baik dengan perwakilan pemerintah RI di negara tujuan maupun melalui jaringan diaspora yang tersebar di berbagai negara. Kami siap memfasilitasi dan mendorong aktif UKM-IKM Indonesia untuk promosi, branding, dan pemasaran ke pasar global," ujar Direktur Gugus Tugas Pemberdayaan UKM-IKM IDN-United,  Ira Damayanti.


CEO Indonesia In Your Hand Network, Amiranto Wibowo menambahkan, dalam menghadapi era industri 4.0 strategi pengembangan ekspor saat ini tidak bisa lepas dari e-commerce atau pedagangan elektronik.

"Pemasaran melalui e-commerce adalah cara jitu untuk memperkenalkan produk di pasar bebas dan kami punya tools untuk membantu UKM-IKM memasarkan produk mereka ke pasar Amerika, Australia, Eropa, dan Dubai," ujarnya.

Adapun isi dari nota kesepahaman mencakup kerjasama promosi dan pemasaran UKM-IKM di luar negeri melalui platform e-commerce oleh USA/Australia In Your Hand webstore, serta business representatif di luar negeri oleh diaspora Indonesia, dengan target penjualan ekspor berkisar 10.000 - 100.000 dolar AS dalam kurun waktu satu tahun.

Turut hadir menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman antara lain Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Arlinda Jazid, Kepala Indonesian Trade Promotion Center di Sydney Agung Haris, dan Jon Masli dari Kadin Indonesia Komite Tetap North America Free Trade Association.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya