Berita

Ahmad Yani/RMOL

Politik

Dari Gedung Parlemen, KPK Diminta Usut Korupsi Batubara

SENIN, 29 OKTOBER 2018 | 11:23 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Korupsi di bidang pertambangan khususnya batubara menuntut KPK agar bisa mengungkap kasus yang melibatkan para pejabat di pemerintah dan DPR.

Hal itu disampaikan oleh mantan Anggota Komisi III DPR, Ahmad Yani saat diskusi publik tema "Menuntut Penegakan Hukum atas Dugaan Korupsi Pejabat-pejabat Tinggi Negara" di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (29/10).

"Penyelundupan batubara ini dilegitimasi oleh yang namanya koalisi. Kita minta KPK untuk bisa mengungkap itu," ucap Ahmad Yani.


Politisi yang dikenal kritis ini tidak ingin dalam 20 tahun reformasi saat ini, korupsi di pertambangan justru makin marak. Padahal segala perangkat sudah tersedia hari ini dengan dibentuknya KPK.

"Ketika harga batubara ditentukan oleh dolar AS di situlah para mafia bermain. Kita tidak mau dibohongi dan dibodohi," tegasnya.

Hadir dalam diskusi itu antara lain para tokoh senior seperti Amien Rais, Ridwan Saidi, Neno Warisman, serta para aktivis seperti Marwan Batubara, Haris Moti Rusly dan lain sebagainya. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya