Berita

KPK/Net

Hukum

KPK Geledah 15 Lokasi Di Cirebon

SENIN, 29 OKTOBER 2018 | 08:24 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Komisi Pemberantasan Korupsi menggelar sejumlah penggeledahan di beberapa lokasi di Cirebon, Jawa Barat.

Penggeledahan ini dalam rangkaian proses penyidikan dugaan suap jual beli jabatan dan penerimaan gratifikasi proyek di Pemkab Cirebon.

"Penyidik telah melakukan penggeledahan di 15 Lokasi sejak Jumat-Minggu," ujar Jurubicara KPK, Febri Diansyah dalam keterangan tertulis yamg diterima redaksi, Senin (29/10).


Febri merinci penggeledahan pada hari Jumat (26/10), penyidik KPK mendatangi Kantor dinas bupati dan sekda, Rumah dinas bupati, Rumah pribadi bupati, Kantor Dinas PUPR, Kantor Dinas Bina Marga, Kantor Badan Pelayanan dan Perizinan.

Dari lokasi penggeledahan tersebut, dikatakan Febri, KPK melakukan penyitaan sejumlah dokumen terkait administrasi kepegawaian, dokumen proyek dan uang tunai Rp57 juta serta bukti transaksi bank.

Berlanjut pada hari Sabtu (27/10), lanjutnya, penyidik kembali mendatangi Rumah Sekda, rumah ajudan Bupati, rumah sejumlah kepala dinas dengan menyita dokumen-dokumen terkait kepegawaian dan proyek.

Febri melanjutkan, pada esok harinya pada Minggu (28/10), penyidik bergerak di Rumah dinas Bupati, Rumah mertua Bupati dan Rumah anak Bupati Cirebon.

"Pada hari Minggu ini penyidik menyita 3 unit mobil jenis Mobil Honda HRV, Mobil Pajero dan Jazz serta BBE dan juga uang dalam pecahan Rupiah, USD dan Real dengan jumlah sekitar Rp. 400 juta," jelasnya.

KPK dalam kasus ini menetapkan Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadistra bersama Sekretaris Dinas PUPR Cirebon, Gatot Rachmanto menjadi tersangka pasca operasi tangkap tangan. [jto]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya