Berita

Politik

JK Minta Timses Jokowi Belajar Dari Kemenangan Trump

MINGGU, 28 OKTOBER 2018 | 05:24 WIB | LAPORAN:

Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK), Jusuf Kalla (JK), meminta seluruh anggota tidak jumawa atas hasil beberapa lembaga survei yang mengunggulkan pasangan Capres Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Pernyataan JK ini menyusul hasil survei media massa nasional yang menempatkan Jokowi-Ma'ruf unggul 20 persen diatas pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

Menurut JK, TKN KIK harus berkaca pada kemenangan Presiden Amerika Serikat Donal Trump. Trump tidak diunggulkan dalam berbagai hasil survei, namun menang dalam pimilihan.


"Saya membaca semua hasil survei bagus. Tapi berkaca pengalaman di Presiden Trump terjadi sebaliknya akibat terlalu confidence," kata JK usai pembukaan Rakornas TKN di Surabaya, Jawa Timur, seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJatim, Sabtu, (27/10).

JK juga mengingatkan seluruh TKN atau Tim Kampanye Daerah (TKD) agar terus bekerja keras guna memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf. Yang tak kalah pentingnya, JK menekankan, kampanye Jokowi-Ma'ruf tetap dilakukan dengan cara-cara yang santun.

"Harus bekerja keras, tetap yakin tapi ada juga harus hati-hati," pinta Wakil Presiden RI ini.

Sementara untuk target selisih suara, JK mengaku belum mengetahui secara pasti. Pasalnya, dari banyak lembaga survei, hasilnya berbeda-beda meski tetap memposisikan Jokowi-Ma'ruf unggul.

"Saya tidak tahu (target deviasi), survey kan bermacam-macam," pungkasnya. [nes]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya