Berita

Diskusi: Partai Dalam Garis Ambang Batas/RMOL

Politik

PPP: Rilis Survei Masih Persepsi Bukan Real Count

SABTU, 27 OKTOBER 2018 | 10:59 WIB | LAPORAN:

. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengaku terganggu dengan rilis survei yang kerap menempatkan partai berlambang ka'bah itu di papan bawah. Bahkan terancam tidak lolos ambang batas parlemen 4.0 persen.

Namun, Ketua DPP PPP, Lena Maryana Mukti mengatakan, hasil survei tersebut tidak membuat kader putus semangat dan malas. Kader menyikapinya secara bijak.

"Survei itu memang kadang membuat pesimis tapi di sisi lain bagi kami juga menjadi cambuk untuk terus bekerja keras," kata Lena dalam diskusi bertajuk "Partai Dalam Garis Ambang Batas" di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (27/10).


Di sisi lain, dia meminta lembaga survei untuk menyampaikan ke publik bahwa hasil survei hanya sebatas persepsi masyarakat dan bukan real count.

"Itu juga harus diedukasi kepada publik dan masyarakat, bahwa hasil survei itu masih persepsi bukan real count," ujar Lena.

Terbaru, Litbang Kompas merilis elektabilitas partai politik peserta Pemilu 2019, Selasa (23/10). Dalam rilis itu, Litbang Kompas hanya menempatkan lima parpol yang lolos ke Parlemen.

Berikut lengkapnya: PDIP (29,9 persen), Gerindra (16 persen), PKB (6,3 persen), Golkar (6,2 persen), Demokrat (4,8 persen), Nasdem (3,6 persen), PKS (3,3 persen), PPP (3,2 persen), PAN (2,3 persen), Perindo (1,5 persen), Hanura (1,0 persen), Berkarya (0,4 persen), PSI (0,4 persen), PBB (0,4 persen), Garuda (0,3 persen) dan PKPI (0,1 persen). Sementara yang belum tahu atau merahasikan pilihan sebesar 20,4 persen. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya