Berita

Foto/RMOL

Politik

Empat Tahun Jokowi-JK, Masyarakat Semakin Optimistis

JUMAT, 26 OKTOBER 2018 | 21:10 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

. Empat tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla dinilai mampu membangun optimisme bahwa Indonesia bisa menjadi negara maju dan menjadi juara di kawasan Asia Pasifik.

Demikian diungkapkan Direktur Eksekutif CSIS, Ngasiman Djoyonegoro dalam Launching dan Bedah Buku Indonesia Optimis: Indonesia Kerja, Indonesia Maju di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Jumat (26/10).

Ngasiman yang sekaligus penulis buku menyebut, tulisannya itu sebagai media sosialisasi dari keberhasilan pembangunan dari pemerintahan Jokowi-JK selama empat tahun terakhir.


Salah satu yang dia tekankan adalah bagaimana Jokowi-JK mempersiapkan infrastruktur yang baik untuk menjadikan Indonesia sebagai negara besar dan maju.

"Negara maju tidak dapat bersaing kalau infrastruktur tidak terbangun, hari ini kita melihat Indonesia sudah tidak Jawasentris, tetapi sudah Indonesiasentris," ungkapnya.

Salah satu parameter keberhasilan Jokowi-JK, kata dia, banyak kepala daerah di luar Jawa yang merasakan keberhasilan pembangunan dan berharap Jokowi bisa kembali memimpin Indonesia.

"Kita sudah melihat bagaimana testimoni dari kepala daerah hingga Papua supaya keberhasilan Jokowi dilanjutkan kepada periode kedua," ujarnya.

Simon, sapaannya mengatakan penulisan buku tersebut ditulis sebagai bentuk sumbangsih pemikiran dalam rangka mengapresiasi kinerja dan capaian Pemerintahan Jokowi-JK selama kurun empat tahun memimpin Indonesia.

"Buku ini bertujuan untuk membantu pemerintah mensosialisasikan berbagai prestasi dan kerja nyata yang sudah diraih dan dilakukan Pemerintahan Jokowi-JK," kata Simon.

Selain itu, buku tersebut juga sekaligus untuk membangun narasi optimisme kontra narasi pesimisme yang selama ini digulirkan oleh pihak-pihak tertentu.

"Justru di era pemerintahan Jokowi-JK, Indonesia berada pada jalur yang benar untuk meyongsong Indonesia Emas 2045. Di era Pemerintahan Jokowi-JK, masyarakat makin opitimis bahwa Indonesia bisa menjadi negara maju menyusul Amarika dan China untuk menjadi kampiun di kawasan Asia Pasifik," ungkap Simon.

Pengamat Politik dan Keamanan CSIS, J Kristiadi dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran buku tersebut. Menurutnya, buku tersebut dapat menjadi amunisi untuk melawan kebohongan atau isu-isu yang tidak sesuai data.

"Buku ini bisa menjadi amunisi untuk melawan kebohongan. Juga untuk menciptakan narasi perdamaian," katanya.

Sementara itu, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi, Erani Yustika mengatakan pemerintah saat ini sudah berada di jalur yang benar mengelola ekonomi. Bahkan, Presiden Jokowi merupakan pemimpin visioner karena terus membangun infrastruktur, meskipun pembangunan infrastruktur tidak berdampak pada elektoral (perolehan suara).

"Inflasi dan rasio gini mampu dikelola dengan baik oleh pemerintahan sekarang. Ini luar biasa di tengah pembangunan infrastruktur yang sangat masif," tuturnya.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memuji karya Simon. Menurutnya, karya tersebut dapat membangkitkan optimisme.

"Ini karya anak muda yang patut diapresiasi. Rasional dan mampu membangkitkan optimisme semua kalangan," katanya.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Divisi Humas Polri, Setyo Wasisto, Staf Ahli Badan Intelejen Negara, Wawan H Purwanto, Wakil Direktur Penggalangan Pemilih Muda TKN Indonesia Kerja, Adi Kusuma dan tamu undangan lainnya. [lov]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya