Berita

Uus Sukmana/Net

Hukum

Inilah Motif Uus Sukmana Bawa Bendera HTI

JUMAT, 26 OKTOBER 2018 | 13:32 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Pembakar bendera HTI atau sebagian orang mengatakan bendera bertuliskan tauhid, Uus Sukmana membawa bendera itu saat perayaan Hari Santri di Limbagan, Garut, Jawa Barat, lantaran senang.

"Dia senang saja dengan bendera itu. Di BAP mengatakan dia senang dengan bendera itu," kata Kabareskrim Polri, Komjen Polisi Arief Sulistyanto di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (26/10).

Mantan Kapolda Kalimantan Utara ini menjelaskan, pada saat Uus diamankan oleh anggota Banser NU Garut, pria seorang karyawan sebuah toko bangunan itu mengakui kalau yang dia bawa adalah bendera HTI yang dia peroleh dari belanja online.


"Akun (Facebook) itu menyebut bendera itu adalah bendera HTI. Uus juga menyebut bendera itu bendera yang sering dipakai oleh HTI," jelas Arief.

Dengan demikian, kesimpulan polisi terhadap Uus patut diduga telah melanggar Pasal 174 KUHP. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya