Berita

Hasto Kristiyanto/DPP PDIP

Politik

Hasto: Caleg PDIP Harus Tinggal Di Tengah Masyarakat

JUMAT, 26 OKTOBER 2018 | 11:57 WIB | LAPORAN:

Calon anggota legislatif (caleg) PDI Perjuangan harus bekerja keras mencetak sejarah dengan memenangkan partai dan Presiden Jokowi untuk kedua kalinya di Pemilu 2019.

Kuncinya adalah bergerak ke bawah, masuk ke ruang-ruang publik dan tinggal di tengah masyarakat.

Demikian disampaikan Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, di hadapan peserta Pembekalan Gelombang I untuk Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI Pemilu Tahun 2019 yang digelar di Wisma Kinasih, Bogor, Kamis malam (25/10).


"Kuncinya bergerak ke bawah, ke masyarakat. Sampaikan salam dari Ibu Megawati, salam dari Pak Jokowi. Jadikan Bung Karno, Ibu Mega, dan Pak Jokowi sebagai narasi perjuangan dengan bergerak ke rumah-rumah rakyat," kata Hasto.

Untuk menggambarkan apa yang dimaksudnya, Hasto mengatakan pemimpin hebat muncul dari dialektika dan pergulatan dengan rakyat. Proklamator RI, Bung Karno, lahir dari pergulatan di tengah rakyat, menyelami kebatinan rakyat terjajah saat itu, dan menyajikannya lewat tulisan penuh semangat juang.

Hasto juga menceritakan pengalaman Presiden Jokowi ketika ditanya apa resepnya bisa selalu menang di Pilkada, Pilgub, hingga Pilpres. Kata Hasto, Jokowi menjawab, bahwa pemimpin harus tulus menyapa rakyat. Jurusnya hanya satu, kekuatan salaman.

"The power of salaman. Dan kebiasaan beliau ini tak habis ketika beliau jadi presiden sekalipun. Maka anda pun harus bisa mengikuti demikian saat datang ke rumah-rumah," pinta Hasto.

Diakui memang tak mudah menjadi caleg di Pemilu dengan nuansa liberal seperti saat ini. Namun harus selalu diingat bahwa PDIP adalah partai dengan sejarah panjang, telah mengalami berbagai peristiwa yang menggembleng mentalitas kadernya. PDIP kini tetap kuat dengan basis massa solid, dengan kekuatan Soekarnois dibelakangnya.

Artinya, lanjut Hasto, para caleg harus memiliki disiplin dan loyalitas yang semangatnya tak pernah mudah luruh. Diapun menceritakan pengalaman Ketua Umum Megawati Soekarnoputri yang di masa lalu selalu berusaha dihambat kekuasaan, namun terus setia dengan perjuangan ideologis lewat partai.

"Bu Mega dalam masa sulit pernah berkampanye di Demak. Saat itu tidak ada yang berani datang, paling hanya sekitar 50 orang. Saat itu loyalis Bu Mega hanya berani mendengar pidato Ibu dari balik pintu dan jendela rumahnya. Itulah perjuangan dan proses jadi pemimpin. Jangan kecil hati," kata Hasto.

"Mari kita tingkatkan kerja sama politik di antara kita. Berbagai persoalan di lapangan adalah gemblengan yang harus dilalui setiap kader partai," tandasnya.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya