Berita

Zulkifli-pengemudi ojol/Rep

Politik

Zulkifli Siap Perjuangkan Keadilan Untuk Pengemudi Ojol

KAMIS, 25 OKTOBER 2018 | 17:31 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua MPR RI yang juga Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan menegaskan siap memperjuangkan keadilan untuk pengemudi ojek online.

"Baik sebagai ketua MPR maupun ketua umum PAN, saya siap memfasilitasi keadilan untuk pengemudi ojek online," Zulkifli saat menerima pengaduan pengemudi ojek online yang tergabung dalam Masyarakat Ojek Online Indonesia (MOSI) di Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (25/10).

"Di DPR, Fraksi PAN juga akan perjuangkan tarif yang lebih adil, manusiawi dan menguntungkan untuk pengemudi ojek online," kata dia menambahkan seperti dalam keterangan tertulis.


Pengemudi ojol yang tergabung dalam perusahaan Grab maupun Gojek itu mengeluhkan tarif yang terlalu murah serta potongan pajak tanpa dasar hukum yang jelas.

"Kami sudah mengadu kemana-mana Pak, ke kementerian, ke Istana juga. Buntu dan tidak ada hasil. Sekarang harapan kami tinggal di MPR. Karena itu kami datang kesini karena percaya pada beliau Pak Zulkifli Hasan," ujar Koordinator MOSI, Danny Stephanus.

Aspirasi lain disampaikan mantan pengemudi Ojek Online Ahmad Syafi'i. Dia mengeluhkan minimnya peran pemerintah dalam mengatur tarif, sehingga aplikasi menerapkan tarif rendah.

"Bayangkan Pak, sekarang kami dihitung Rp 1.300 per 1 kilo meter. Itu sudah habis sama bensin dan tidak ada keuntungan. Belum lagi potongan pajaknya Pak," kata Syafi'i.

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli juga sampaikan pentingnya pengemudi ojol ini memiliki payung hukum yang jelas.

"Kalau komunitas ojek online belum punya penasehat, belum ada bapak angkat, saya siap ikut membantu perjuangan teman-teman, tutupnya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya