Berita

Prank/Net

Dunia

Aksi Prank Gagal, Tujuh Siswa Terpaksa Cek Darah

KAMIS, 25 OKTOBER 2018 | 12:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Hati-hati jika hendak melakukan aksi prank atau jahil. Karena bila tidak dilakukan dengan kondisi serta persiapan yang baik, maka aksi tersebut hanya akan berujung petaka.

Hal itu terjadi di Australia pekan ini. Sebanyak tujuh pelajar di sebuah sekolah di Sydney Australia, yakni Plumpton High School terpaksa menjalani tes darah pada hari ini (Kamis, 25/10).

Mereka menjalani tes itu setelah terlibat dalam aksi prank yang gagal dengan menggunakan jarum suntik.


Polisi dan ambulans dipanggil ke sekolah yang terletak di pinggiran barat Sydney tersebut menyusul adanya laporan bahwa ada aksi penikaman siswa. Namun ketika tiba di lokasi, mereka menemukan bahwa sejumlah siswa ditusuk jarum suntik kecil dalam sebuah aksi prank yang gagal.

"Para siswa akan menghadiri pusat medis untuk pengujian sebagai tindakan pencegahan," kata perwakilan polisi dalam sebuah pernyataan.

Polisi di negara bagian New South Wales mengatakan mereka diberitahu bahwa aksi prank tersebut dilakukan oleh seorang siswa untuk tujuan bermain-main. Namun demikian, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai siswa tersebut atau situasi mengapa bisa jarum suntik dilibatkan dalam aksi tersebut. Demikian seperti dilansir Reuters. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya