Berita

Jamal Khashoggi/Net

Dunia

G7: Pernyataan Saudi Soal Kematian Khashoggi Sisakan Banyak Pertanyaan

RABU, 24 OKTOBER 2018 | 15:01 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri-menteri yang berasal dari Kelompok Tujuh negara industri terkemuka (G7) satu suara mengecam keras pembunuhan wartawan senior Jamal Khashoggi di dalam konsulat Saudi di Istanbul awal Oktober kemarin.

Dalam pernyataan bersama yang dirilis pada hari Selasa (22/10), para menteri luar negeri dari setiap negara G7, yakni Kanada, Perancis, Italia, Jepang, Jerman, Inggris, dan Amerika Serikat bersama dengan perwakilan tinggi dari Uni Eropa mengutuk kematian Khashoggi.

Mereka menganggap bahwa penjelasan Riyadh tentang kematian Khashoggi tidak meyakinkan dan telah meninggalkan banyak pertanyaan yang tidak terjawab.


"Konfirmasi kematian Jamal Khashoggi adalah langkah pertama menuju transparansi penuh dan akuntabilitas. Namun, penjelasan yang ditawarkan (oleh Saudi) meninggalkan banyak pertanyaan yang tidak terjawab," tambah pernyataan itu seperti dimuat Press TV.

Pernyataan yang sama juga menyerukan Riyadh untuk bekerja sama sepenuhnya dengan penyelidikan Ankara terhadap pembunuhan itu serta menyediakan informasi menyeluruh, kredibel dan transparan terkait kasus tersebut. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya