Berita

Fadli Zon/Net

Politik

Penetapan Tersangka Ahmad Dhani Merusak Nalar Demokrasi

RABU, 24 OKTOBER 2018 | 06:35 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Penetapan tersangka politisi Partai Gerindra Ahmad Dhani oleh Polda Jawa Timur dinilai telah merusak nalar hukum dan demokrasi negeri ini.

Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon bahkan mendesak agar Polda Jatim mengkaji ulang penetapan tersebut.

“Jadi saya kira polisi harus me-review itu karena ini merusak nalar kita dan merusak demokrasi kita,” geram Fadli saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (23/10).


Bagi dia, penetapan tersangka Dhani atas dugaan pencemaran nama baik dan ujaran kebencian tidak logis. Sebab penetapan itu hanya didasarkan pada tulisan kata “idiot” dalam akun media sosial pribadi.

“Kita hargai proses hukumnya, tapi secara nalar itu nggak logis,” tegasnya.

Menurut Fadli, pentolan Dewa 19 itu hanya mengekspresikan pendapat pribadi atas peristiwa yang menimpa dirinya. Umpatan itu hanya masalah sepele. Tapi dibesar-besarkan karena ada nuansa politis di dalamnya.

“Masak orang nyebut idiot langsung jadi tersangka. Kan kalau itu menyangkut masalah pencemaran nama baik atau hate speech itu ada alamatnya ditunjukkan ke mana,” pungkas wakil ketua umum DPP Partai Gerindra itu. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya