Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

Kata RR, Impor Pangan Jadi Candu Incar Keuntungan Besar

SELASA, 23 OKTOBER 2018 | 12:42 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tanpa ada korupsi sekalipun, kebijakan impor pangan tetap bisa menghasilkan keuntungan besar bagi para pelakunya.

Namun demikian, impor pangan membuat para pengusaha dan pejabat menjadi kecanduan dan mengincar keuntungan yang besar. Sehingga, tak jarang ada beberapa komoditas impor yang sengaja dilakukan di atas kuota yang dibutuhkan.

Begitu kata ekonom senior DR. Rizal Ramli menjelaskan tentang latar belakang dirinya melaporkan dugaan korupsi impor pangan ke Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (23/10).


Kebijakan impor yang serampangan, sambung Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid tersebut, akan merugikan para petani.

"Garam dilebihkan 1,5 juta ton, sehingga petani garam sedih sekali, garamnya nggak ada yang beli, jadi air. Gula dilebihkan 1,2 juta ton dan beras dilebihkan 1 juta ton dan bawang putih," jelas mantan Menko Kemaritiman itu.

Tak jarang, sambung pria yang akrab disapa RR itu, kebijakan ini dibuat licik, yaitu dengan mengklaim keadaan pangan sedang krisis dan langka.

"Kelangkaan yang diada-adakan, rekayasa kelangkaan sehingga ada alasan untuk impor lebih banyak lagi," tukasnya. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya