Berita

Ethiopia/Net

Global

Ethiopia Teken Kesepakatan Damai Dengan Pemberontak Di Wilayah Kaya Gas

SENIN, 22 OKTOBER 2018 | 14:40 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ethiopia menandatangani perjanjian damai pada Minggu dengan gerilyawan Front Pembebasan Nasional Ogaden (ONLF) dari Wilayah Somali, yang sebelumnya dicap sebagai kelompok teroris.

ONLF meluncurkan tawarannya untuk memisahkan Wilayah Somali, juga dikenal sebagai Ogaden, di timur Ethiopia pada tahun 1984.

Kemudian pada tahun 2007, pasukan Ethiopia melancarkan serangan besar-besaran terhadap kelompok tersebut setelah pemberontak menewaskan 74 orang dalam serangan terhadap seorang warga China yang menjalankan fasilitas minyak.


Namun awal tahun ini, parlemen mencabut ONLF dari daftar gerakan terlarang sebagai bagian dari upaya reformasi yang dipimpin oleh Perdana Menteri Abiy Ahmed. ONLF pun kemudian mengumumkan gencatan senjata pada bulan Agustus lalu.

Dimuat Reuters, ONLF dan pemerintah membentuk kesepaktan untuk mengakhiri permusuhan dan bahwa ONLF akan mengejar kewajiban politiknya melalui cara-cara damai.

Kedua pihak sekarang akan membentuk komite gabungan untuk membahas akar penyebab konflik.

Untuk diketahui bahwa wilayah Ogaden mengandung empat triliun kaki kubik gas dan deposit minyak. China POLY-GCL Petroleum telah mengembangkan dua ladang gas di sana sejak 2013 lalu. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya