Berita

Pembekalan PMI/Net

Dunia

KJRI Dan BNI Hongkong Beri Pembekalan 150 PMI

SENIN, 22 OKTOBER 2018 | 14:42 WIB | LAPORAN:

Kamera dengan spesifikasi bagus memang penting untuk mengambil sebuah gambar. Namun begitu, kemampuan untuk mengoperasikan kamera sehingga menghasilkan gambar yang memiliki nilai jual menjadi hal lebih penting.

Begitu analogi yang disampaikan Konsul Jenderal RI untuk Hongkong, Tri Tharyat saat memberi pembekalan kepada para pekerja migran Indonesia (PMI) di Hongkong, Minggu (21/10).

Dia mengajak PMI untuk tidak henti-hentinya belajar mengembangkan kemampuan diri untuk bisa terus bertahan dalam persaingan yang semakin ketat. Terlebih jika nanti mereka kembali ke tanah air.


“Jangan sampai, kamera dibawa pulang kemudian jadi nasi (dijual),” katanya sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (22/10).

Pembekalan kepada 150 PMI ini dilakukan oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hongkong dan BNI. Mereka memberikan pembelajaran mengenai teknik fotografi, pelatihan bisnis minuman kopi, dan merias wajah. Narasumber didatangkan langsung dari tanah air.

“Kami senang terus difasilitasi untuk maju. Saya harap kegiatan semacam ini terus berlanjut dengan variasi yang lebih banyak lagi,” ujar seorang PMI yang sering dipanggil Mbak Sri.

Sementara itu, Direktur Treasury dan Internasional BNI, Rico Rizal Budidarmo mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Kantor Cabang Luar Negeri BNI dalam mendukung keberadaan PMI untuk memiliki bekal memadai saat kembali ke tanah air. Baik dari segi finansial, maupun keterampilan untuk membuka usaha.

Perusahaan plat merah cabang Hongkong yang kini dinahkodai oleh GM Wan Andi Aryadi ini terus terus menabur manfaat kepada WNI dimanapun mereka berada.

“Dalam waktu dekat, BNI Hongkong juga akan menyapa nasabahnya dalam berbagai aktifitas yang menarik,” tukasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya