Berita

Foto: BBC

Dunia

Todongkan Pistol Palsu Ke Guru, Siswa Ini Ditangkap Polisi

SENIN, 22 OKTOBER 2018 | 11:33 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang remaja sebuah sekolah menangah di Perancis didakwa dengan tuduhan kekerasan akibat ulahnya menodongkan pistol ke kepala gurunya.

Hal itu sempat memicu kepanikan. Namun akhirnya diketahui bahwa pistol yang digunakannya itu adalah pistol mainan.

Kejadian ini terjadi di pinggiran kota Paris dari Creteil pekan kemarin. Remaja berusia 15 tahun itu mengaku bahwa dia hanya membuat lelucon.


Namun dia tidak menyadari bahwa salah satu teman kelasnya merekam kejadian itu dan mengunggahnya ke sosial media. Hal itu yang menyebabkan kericuhan.

Guru yang menjadi korban dalam aksi itu membuat pengaduan ke polisi pekan kemarin.

Dalam video itu, remaja tersebut menunjukkan senjata palsu itu kepada gurunya, yang sedang duduk di meja. Dia berteriak padanya untuk menandai dia sebagai hadiah di daftar sekolah.

Mahasiswa itu marah karena dia telah ditandai absen setelah terlambat masuk kelas di Sekolah Tinggi Edouard-Branly.

Insiden itu sangat dikecam oleh Menteri Dalam Negeri Christophe Castaner.

"Sekolah adalah tempat lahir Republik dan di sanalah kita belajar untuk menghormati Republik," katanya saat berkunjung ke kantor polisi di timur Paris.

Sementara itu Presiden Perancis Emmanuel Macron menyebut insiden itu tidak dapat diterima. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya