Berita

Sohibul dan Sandi di Tangsel/Net

Politik

Sohibul Dan Sandi Keluhkan Ekonomi Yang Makin Sulit

SABTU, 20 OKTOBER 2018 | 13:17 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), M. Sohibul Iman dan Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02, Sandiaga Uno menemui ratusan pengusaha UMKM di Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (20/10).

Di hadapan para pengusaha, Sohibul mengatakan saat ini ekonomi nasional makin sulit ditandai dengan daya beli masyarakat yang makin rendah.

Dia mencontohkan hal kecil saat bersama keluarga makan bersama di sebuah warung langganan, harga yang biasa dikeluarkan tidak cukup dibandingkan dengan saat mampir beberapa bulan sebelumnya.


"Kami tercengang. Harga sangat mahal sekali. Masyarakat tentu tidak mampu membeli hal tersebut," papar mantan Wakil Ketua DPR itu dalam keterangan resmi sesaat lalu.

Sebab itu, PKS dan Prabowo-Sandi menginginkan ke depan suasana perekonomian makin baik. PKS sebagai partai pengusung Prabowo-Sandi akan berusaha memenangkan Pileg dan Pilpres untuk memperbaiki ekonomi.

"PKS sebagai salah satu partai yang mengusung Prabowo-Sandi bertekad bersama-sama, berusaha keras untuk memenangkan Pemilu dan Pilpres sehingga kami punya kesempatan untuk berkhidmat menyelamatkan perekonomian mayarakat sehingga makin sejahtera," tutur Sohibul.

Sandiaga Uno pun mengamini pernyataan Sohibul. Dia menyebut kondisi perekonomian nasional cukup berat bagi masyarakat.

"Tadi ibu-ibu mengeluh semuanya mahal. Bapak-bapak dan anak muda mengeluh cari kerja sulit," ujar Sandi.

Pengusaha nasional itu pun menegaskan Prabowo-Sandi ingin menjadi solusi bukan bagian dari permasalahan yang saat ini timbul. Dia mengajak anak-anak muda untuk membuka lapangan pekerjaan di tengah sulitnya mencari pekerjaan di negeri ini.

"Ngapain nyari kerja kita, buka usaha sendiri ciptakan lapangan pekerjaan. Buka lapangan kerja kita ambil alih ekonomi, kita buat Indonesia adil dan makmur," papar Sandi. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya