Berita

Mengantri untuk memilih/Reuters

Dunia

Ribuan Warga Afghanistan Gunakan Hak Suara Di Pemilu Legislatif

SABTU, 20 OKTOBER 2018 | 13:04 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ribuan warga Afghaistan mulai menggunakan hak suaranya dalam pemilu legislatif yang digelar akhir pekan ini (Sabtu, 20/10).

Pemilu legislatf ini digelar di tengah kekacauan keamanan, kekerasan serta tuduhan korupsi.

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengunjungi sebuah tempat pemungutan suara untuk memberikan suaranya. Dia meminta agar setiap wanita dan pria Afghanistan harus menggunakan hak mereka untuk memilih.


Gerilyawan Taliban telah mengeluarkan serangkaian pernyataan yang mengatakan kepada orang-orang untuk tidak mengambil bagian dalam apa yang mereka anggap proses yang dikenakan asing dan pusat-pusat pemilihan peringatan dapat diserang.

Ribuan polisi dan tentara telah dikerahkan di seluruh negeri, tetapi sudah sembilan kandidat telah dibunuh dan ratusan orang tewas dan terluka dalam serangan terkait pemilihan.

Tempat pemungutan suara dibuka pada jam 7.00 pagi dan pemungutan suara akan dilanjutkan sampai jam 4 sore. Karena kesulitan mengumpulkan dan menyusun hasil di seluruh Afghanistan, hasil keseluruhannya tidak akan diketahui setidaknya selama dua minggu. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya