Berita

Jamal Khashoggi/Net

Dunia

Trump: Pernyataan Saudi Soal Kematian Jamal Khashoggi Kredibel

SABTU, 20 OKTOBER 2018 | 10:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menanggapi pernyataan yang dikeluarkan oleh pemerintah Saudi soal kematian wartawan senior Jamal Khashoggi.

Dia mengatakan bahwa penjelasan Arab Saudi mengenai bagaimana Khashoggi meninggal di dalam konsulat Saudi di Istanbul adalah kredibel.

Dikabarkan Reuters, Trump mengatakan pengumuman Arab Saudi tentang keadaan kematian Khashoggi adalah langkah pertama yang baik.


Dia menekankan bahwa dia lebih suka bahwa setiap sanksi terhadap Riyadh tidak termasuk membatalkan perintah pertahanan besar.

Sebelumnya, pernyataan dari jaksa penuntut umum Saudi menyebut bahwa Khashoggi meninggal dunia setelah terlibat perkelahian dengan beberapa orang yang bertemu dengannya di konsulat Saudi di Istanbul awal Oktober ini. Perkelahiannya itu menyebabkan kematiannya.

"Investigasi masih berlangsung dan 18 warga Saudi telah ditangkap," kata pernyataan media pemerintah Saudi seperti dimuat ulang BBC (Sabtu, 20/10).
Pernyataan yang sama juga menyebut bahwa penasehat istana Saudiyakni Saud al-Qahtani dan wakil kepala intelijen Ahmed Asiri telah dipecat dari posisi mereka akibat kasus ini.

Bukan hanya itu, saat inia da 18 warga Saudi yang ditahan sebagai bagian dari penyelidikan kasus tersebut.

Ini adalah pertama kalinya Saudi mengakui kematian Khashoggi.

Selain itu, Raja Saudi Salman juga dilaporkan memerintahkan pembentukan komite menteri yang dipimpin oleh Putra Mahkota Mohammed, untuk merestrukturisasi dinas intelijen. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya