Berita

Julian Assange/Net

Dunia

Wikileaks: Julian Assange Bersiap Luncurkan Tindakan Hukum Ke Pemerintah Ekuador

SABTU, 20 OKTOBER 2018 | 08:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pendiri Wikileaks Julian Assange bersiap meluncurkan tindakan hukum terhadap pemerintahan Ekuador. Assange menuduh Ekuador telah melanggar hak dan kebebasan fundamental.

Assange diketahui telah tinggal di kedutaan Ekuador di Inggris sejak tahun 2012 lalu. Pada saat itu, dia mencari suaka untuk menghindari ekstradisi ke Swedia atas penyelidikan perkosaan.

Selama tinggal di kedutaan Ekuador di Inggris, dia diberi seperangkat aturan rumah oleh kedutaan Ekuador di London minggu ini, termasuk dalam merawat kucingnya dengan lebih baik.


Dimuat BBC, pengacara Wikileaks, Baltasar Garzon, berada di Ekuador untuk meluncurkan kasus tersebut, yang menurut laporan Asosiasi Pers akan didengar di pengadilan minggu depan.

Sementara itu pihak Wikileaks mengatakan pemerintah Ekuador itu mengancam akan menghapus perlindungan yang telah diberikan kepada Assange. Selain itu, WikiLeaks mengatakan bahwa akses Assange terhadap dunia luar telah dipangkas, termasuk akses internet.

Bahkan dalam sebuah memo, pemerintah Ekuador mengancam akan menyita hewan peliharaan Assange jika dia tidak merawatnya dengan baik.

"Tindakan Ekuador terhadap Julian Assange telah banyak dikecam oleh komunitas hak asasi manusia," begitu keterangan dari WikiLeaks.

Bukan hanya itu, ada juga klaim bahwa pemerintah Ekuador menolak kunjungan oleh penasihat umum Human Rights Watch Dinah PoKempner dan tidak mengizinkan beberapa pertemuan dengan para pengacaranya. [mel]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya