Berita

Foto/RMOL

Nusantara

Petugas Pemadam Kebakaran Sengaja Dipilih Eksekusi Reklame Ilegal

JUMAT, 19 OKTOBER 2018 | 20:54 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membongkar paksa reklame ilegal di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Jumat (19/10).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut eksekusi malam ini merupakan tindak lanjut dari penyegelan yang dilakukan pagi tadi bersama dengan KPK RI.

"Wilayah sini memang daerah pengawasan ketat soal reklame ini, seharusnya memang sudah diturunkan sejak dulu-dulu, tetapi kan ini tidak pernah diindahkan," ujar Anies di lokasi.


Anies menyebut eksekusi tersebut akan dilakukan oleh petugas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta dengan bantuan pengamanan petugas Dinas Perhubungan dan aparat TNI.

"Kenapa pakai petugas pemadam, karena ini ada pemotongan (tiang reklame) dan pemadam memang yang terlatih dan memiliki keterampilan untuk itu," jelasnya.

Para petugas saat ini, kata Anies, tengah berkumpul untuk melakukan apel persiapan eksekusi sebelum pelaksanaan yang akan dilakukan menyesuaikan dengan kondisi arus lalu lintas.

"Nanti apel jam 9 malam untuk mengukur kekuatan petugas, untuk pelaksanaannya nanti menunggu lalu lintas sepi," tukasnya.

Hanya saja, sesaat setelah Anies melakukan wawancara bersama wartawan, hujan ringan mengguyur lokasi dan membuat eksekusi sepertinya perlu dijadwal ulang.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya