Berita

Panca Sarjana Putra/Net

Politik

Gelar Poling Pilpres, Kepala Ombudsman Sumut Diduga Langgar Kode Etik

JUMAT, 19 OKTOBER 2018 | 16:15 WIB | LAPORAN:

. Seknas Jokowi dan Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) Sumatera Utara melaporkan Kepala Ombudsman Sumut, Abyadi Siregar lantaran melakukan poling terkait Pilpres 2019 di media sosial.

Sekretaris DPW Seknas Jokowi Sumut, Panca Sarjana Putra menjelaskan, pada 21 September lalu, Abyadi menggelar poling atau jajak pendapat mengenai calon presiden di akun Facebook pribadi.

"Terhadap hasil survei pilpres tersebut, Abyadi Siregar membuat presentase yaitu capres-cawapres nomor urut dua Prabowo-Sandi unggul dengan raihan 56,9 persen dan capres-cawapres nomor urut satu Jokowi-Ma'ruf Amin dengan raihan 43 persen," paparnya.


Menurut Panca, poling pilpres yang dilakukan Abyadi dianggap tidak layak dan tidak patut. Karena bukan wewenangnya dan patut diduga tidak menjaga netralitas sebagai pejabat publik.

"Perlu diketahui bahwasanya Abyadi adalah kepala perwakilan Ombudsman Provinsi Sumatera Utara yang merupakan jabatan publik. Dimana jabatan tersebut juga melekat dan atau tidak bisa dilepaskan terhadap pribadinya," jelasnya.

Bukti-bukti laporan juga disampaikan Seknas Jokowi dan PBHI Sumut dalam laporan ke Ombudsman RI, Kamis kemarin (18/10). Selain juga telah membuat pengaduan ke Bawaslu Provinsi Sumut yang sedang masuk tahap pemeriksaan.

Senada, anggota PBHI Sumut Joice Novelin Ranapida menambahkan, kegiatan survei pilpres yang dilakukan Abyadi patut diduga telah melanggar Kode Etik Insan Ombudsman yaitu azas integritas dan azas kepatutan selaku kepala perwakilan Ombudsman. Sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Ombudsman RI 7/2011.

"Kami memohon kepada ketua Ombudsman RI agar kiranya dapat menindaklanjuti pengaduan kami secara profesional, serta memberikan sanksi yang tegas," jelas Joice dalam keterangannya, Jumat (19/10). [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya