Berita

Dahnil Anzar Simanjuntak/Net

Politik

Empat Tahun Jokowi, Ekonomi Tumbuh Rendah Dan Lapangan Kerja Sulit

JUMAT, 19 OKTOBER 2018 | 04:34 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla akan genap memasuki tahun keempat pada 20 Oktober besok. Namun demikian, banyak catatan kegagalan yang diraih pasangan tersebut.

Koordinator Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak menilai bahwa selama dipimpin Jokowi-JK, pertumbuhan ekonomi terbilang rendah. Rata-rata per tahun selalu di bawah 6 persen.

Selain itu, penyerapan tenaga kerja di era Jokowi-JK juga terbilang rendah.


“Lapangan kerja sulit akibatnya daya beli rendah,” sambungnya lewat akun Twitter pribadi, Kamis (18/10).

Dahni menilai, proyek infrastruktur yang dibanggakan Jokowi gagal dalam menyerap tenaga kerja secara signifikan. Bahkan berpotensi menyisakan deretan proyek mangkrak.

“Pertumbuhan ekonomi yang rendah di bawah target pemerintah dan jauh dari realisasi janji 7 persen yang digadang-gadang ketika kampanye dulu oleh petahana, berdampak massif terhadap lapangan pekerjaan yang tersedia,” tutur ketua umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah itu.

Dahnil turut menyoroti belanja impor barang modal yang tinggi sehingga mengakibatkan rupiah tak berdaya menghadapi dolar AS yang kian perkasa. Akibatnya, tidak sedikit pelaku usaha yang pailit dan gulung tikar, sehingga banyak tenaga kerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja.

“Pun keluh kesah para pelaku usaha besar, menengah, kecil, dan mikro. Belum lagi mereka merasa dikejar-kejar oleh pajak yang memberatkan. Itu yang kita dengar sehari-hari bila berbincang dengan pelaku usaha,” tukasnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya