Berita

acara pentas seni dan doa bersama untuk korban bencana di Nusa Tenggara Barat serta Sulawesi Tengah/Ist

Politik

TKN Jokowi Gelar Doa Dan Ekspresi Seni Untuk Korban NTB Dan Sulteng

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 | 22:42 WIB | LAPORAN:

Untuk menumbuhkan simpati sekaligus memotivasi para korban bencana segera bangkit, Tim Kampanye Nasional pasangan Joko Widodo- Mar'uf Amin (TKN JKW-MA) mengadakan acara pentas seni dan doa bersama untuk korban bencana di Nusa Tenggara Barat (NTB) serta Sulawesi Tengah (Sulteng).

Kegiatan yang mengusung tema "Doa Merajut Rasa Kemanusiaan Melalui Seni dan Budaya" dihelat di auditorium Pusat Perfilman H. Usmar Ismail (PPHUI), Kuningan, Jakarta.

"Doa dan dukungan nyata menjadi hal yang sangat dibutuhkan sekarang ini oleh para korban bencana," ujar Ketua TKN JKW-MA, Erick Thohir dalam sambutannya, di PPHUI, Kuningan, Jakarta, sebagaimana keterangan diterima redaksi, Kamis (18/10).


Sam Bimbo tampil bersenandung musikal dalam doa. Kemudian pembacaan puisi dua tokoh perfilman nasional Indonesia, Deddy Mizwar dan Christine Hakim. Sementara, Calon Wakil Presiden (Cawapres) Ma'ruf Amin melalui tayangan video membacakan doa untuk para korban bencana di NTB dan Sulteng.

"Kegiatan ini lebih ditujukan untuk menghadirkan rasa optimisme kepada masyarakat yang ditimpa musibah agar mereka bangkit kembali," ucap Erick.

Menurut Erick, kegiatan ini sebagai bentuk komitmen sosok Joko Widodo dalam membangun kepemimpinan partisipatif bersama rakyat. Doa dan pentas seni ini lebih diarahkan untuk memotivasi para korban bencana bahwa mereka tidak sendirian dalam menghadapi bencana kemarin.

"Kami pun turut merasakan kepedihan mereka," ucap Erick.

Sementara itu, Ketua Panitia Pentas Seni dan Doa Bersama untuk Korban Bencana di NTB dan Sulteng, Hendrasmo mengatakan kegiatan ini menjadi rangkaian yang berkesinambungan. Pilihan menghadirkan pentas seni, menjadi cara alternatif dalam menggalang kesadaran kolektif dari seluruh lapisan masyarakat untuk membantu dan peduli kepada para korban.

"Doa merajut kemanusiaan dalam ekspresi seni dan budaya ini adalah perwujudan bahwa kita hadir untuk NTB dan Sulteng. Ini bukan kampanye, namun suatu kegiatan kontemplasi untuk membangun empati bahwa kita ada di antara mereka yang terkena bencana," jelas Hendrasmo.

Di acara tersebut Hendrasmo mengundang semua ketua umum dan sekjen parpol koalisi pengusung, para anggota DPR dari parpol koalisi, menteri berlatar partai, TKN maupun relawan.

"Inilah wujud dari merajut rasa kemanusiaan," pungkas Hendrasmo.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan saat ini masyarakat Indonesia bahu-membahu membantu para korban Gempa Bumi dan Tsunami di Sulteng dan NTB. Solidaritas ini sebagai kepedulian masyarakat atas korban bencana alam itu.

"Kita berkumpul di sini, saudara-saudara kita di NTB dan Sulawesi Tengah sedang berusaha bangkit akibat Gempa dan Tsunami," ujar Presiden saat memberikan sambutan pada Acara Dies Natalis Universitas Sumatera Utara (USU) ke-66 di Auditorium USU, Medan, Sumatera Utara, Senin (8/10) lalu.

Presiden menegaskan, Pemerintah Indonesia bersama masyarakat di Tanah Air bersama-sama bergandengan tangan untuk membangun Lombok, NTB.

Kemudian, untuk Palu, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggola, Sulteng, agar kembali seperti semula. Hal itu dilakukan untuk mengembalikan perekonomian di dua daerah itu secara normal. [nes]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya