Berita

Politik

BPN Prabowo-Sandi: Salam Satu Jari Luhut Dan Sri Mulyani Kurang Etis

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 | 17:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

. Kelompok masyarakat yang tergabung dalam Advokat Nusantara resmi melaporkan Menko Kemaritiman, Luhut B. Panjaitan dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani ke Bawaslu, Kamis siang (18/10).

Selain Advokat Nusantara, aksi Luhut dan Sri Mulyani yang mengarahkan Direktur IMF, Christine Lagarde dan Presiden Bank Dunia, Jim Yong Kim untuk berpose dengan satu jari di pertemuan IMF-WB di Bali, rencananya juga akan diperkarakan kubu Prabowo-Sandi.

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menyambut baik pelaporan kelompok masyarakat tersebut.


Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Eddy Soeparno mengatakan, aksi satu jari Luhut dan Sri Mulyani dalam pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia merupakan perbuatan kurang etis dan buktinya pun sudah beredar luas.

"Karena secara kasat mata itu rekaman ada, audionya pun ada," ujar Sekjen PAN itu di Hotel Veranda, Kebayoran Lama, Jakarta, Kamis (18/10).

Eddy menyebutkan dalam tahun politik segala tindakan yang berkiatan dengan aktor politik tentu akan memunculkan banyak tafsir.

Apalagi pertemuan IMF-Bank Dunia dibiayai oleh negara. Sehingga, lanjut Eddy, aksi yang dilakukan Luhut dan Sri Mulyani tidak tepat dan bisa masuk kategori kampanye bagi petahana Jokowi yang mendapat nomor urut 01 di Pilpres 2019.

"Karena perhelatan itu bukan ajang untuk kampanye, apalagi ajang itu dibiayai oleh APBN. Sehingga menurut kami itu harus bebas dari kepentingan politik apapun," demikian Eddy Soeparno. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya