Berita

Eddy Soeparno/Net

Politik

Sekjen PAN: Pilkada Serentak Lahirkan Ongkos Mahal Hingga Akuisisi Kader Parpol Lain

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 | 12:45 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pelaksanaan Pilkada Serentak sejak tahun 2015 sampai 2018 menyisakan sejumlah persoalan, terutama soal ongkos politik yang terbilang mahal.

Demikian disampaikan Sekjen PAN, Eddy Soeparno dalam diskusi bertajuk Pilkada 2015-2018 dan Peta Baru Pilpres 2019 di Hotel Veranda, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (18/10).

"Kami begitu merasakan bagaimana biaya politik yang sangat tinggi, ini yang kami lihat kemudian ada kemunculan money politic atau politik pragmatisme," ujar Eddi.


Permasalahan lainnya, kata Eddi adalah politik identitas. Permasalahan ini masif bermunculan saat Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 dan terus berlanjut.

"Walaupun tidak berdampak signifikan tetapi sekarang kita merasakan ada kelompok saya NKRI, anda tidak, saya ini Islam, anda radikal. Masalah ini muncul saat ini dan seolah-olah adalah hal lazim," jelasnya.

Selain itu, sambungnya, partai politik juga mengalami kesulitan dalam menyiapkan dan memilih kader mumpuni untuk dimajukan dalam setiap Pilkada.

"Akhirnya kita akusisi kader partai lain atau kita mencari orang yang dianggap mampu untuk kita dukung dan ini adalah masalah," tukasnya.[wid]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya