Berita

Febri Diansyah/Net

Nusantara

KPK Periksa Tiga Saksi Suap Bupati Labuhanbatu

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 | 10:49 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendalami perkara dugaan suap terhadap Bupati (nonaktif) Labuhanbatu, Sumatera Utara, Pangonal Harahap.

Pangonal terjaring operasi tangkap tangan KPK dengan barang bukti yaitu transaksi dana Rp. 500 juta terkait proyek-proyek di lingkungan Kabupaten Labuhanbatu TA 2018.

Jurubicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, lembaga antirasuah sudah memberikan surat pemanggilan terhadap tiga saksi untuk dimintai keterangan terkait suap tersebut.


"Hari ini kita akan periksa tiga saksi, ketiganya Hendri Syahputra Daulay (swasta), Hairul Pakhri Siregar (Plt. Kepala Dinas PUPR Labuhanbatu) dan Masnoni Tambunan (ASN BPKAD Labuhanbatu)" ujar Febri dalam keterangannya, Kamis (18/10).

KPK telah menetapkan Pangonal bersama orang kepercayaannya, Umar Ritonga, dan pemilik PT Binivan Konstruksi, Abadi Effendy Sahputra sebagai tersangka kasus tersebut.

KPK menduga ada pemberian uang dari Effendy Sahputra kepada Pangonal.

Bukti transaksi sebesar Rp 500 juta didapat KPK saat operasi tangkat tangan. Duit itu diduga merupakan bagian dari pemenuhan permintaan Pangonal yang berjumlah sekitar Rp 3 miliar.

Uang tersebut diberikan Effendy ke Pangonal melalui Umar dan Afrizal dari pencairan dana pembayaran proyek pembangunan RSUD Rantau Prapat. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya