Berita

Anggawira/Dok

Politik

Jubir Sandi: Dulu Janji Stop Impor, Jokowi Bohongi Rakyat

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 | 09:58 WIB | LAPORAN:

Impor pangan selama empat tahun terakhir pemerintahan Jokowi terus meningkat.

Jurubicara cawapres Sandiaga Uno, Anggawira mengingatkan, ketika kampanye Pilpres 2014 lalu, pasangan Jokowi-JK dalam berbagai kesempatan janji  stop  impor bahan pangan agar mampu mendorong kesejahteraan petani lokal.

"Sekarang saja terus muncul izin impor beras dan bahan-bahan pangan lainnya. Padahal semua orang tahu janji Jokowi dulu akan stop impor bahan pangan," kata Anggawira yang juga Ketua Bidang Organisasi HIPMI dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (18/10).


Anggawira juga membeberkan data izin impor oleh pemerintah selama beberapa waktu terakhir.

"Berdasarkan data dari BPS, nilai impor barang konsumsi sepanjang Januari-Juni 2018 mencapai 8,18 miliar dolar AS. Komoditas pangan seperti beras, gula dan kedelai penyumbang terbesar impor tersebut," jelas Angga.

Angga juga mengkritik koordinasi antar lembaga pemerintahan dalam mengeluarkan kebijakan.

"Bagaimana mungkin kita bisa percaya terhadap kualitas kebijakan impor ini, sedangkan antara satu kementerian dengan lembaga negara lainnya saling menyalahkan. Contohnya terkait impor beras Kepala Bulog malah menyebutkan stok beras cukup sehingga tidak perlu impor, tapi Mendag malah maksa tetap impor, ini kan membingungkan," ulasnya.

Terakhir, Angga menggambarkan kondisi pemerintahan Jokowi saat ini yang tidak mampu mengelola negara. Angga menuturkan data terkait kebijakan ekonomi yang tidak tepat sasaran, misalnya harga kebutuhan pokok yang naik serta izin impor yang semakin dilonggarkan

"Sudah bisa melihat posisi Indonesia saat ini secara ekonomi secara tren bagaimana janji-janji pemerintah yang tidak ada yang ditepati. Jauh panggang dari api. Kalau sudah tidak sesuai strategi yang ada dengan janji kampanye, apakah ini mau diteruskan lagi?" tutup Angga.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya