Berita

Sandi-Zulkifli/Net

Politik

PAN Dan Prabowo-Sandi Ingin UKM Bisa Go International

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 | 09:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Memajuan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) menjadi salah satu gagasan utama Partai Amanat Nasional (PAN) dan Prabowo-Sandi untuk memperbaiki ekonomi bangsa di masa mendatang.

"PAN dan Prabowo-Sandi ingin UKM mendapat tempat strategis dalam perekonomian nasional. Perlu modal yang lebih besar, perlindungan dari pemerintah dan bagaimana caranya UKM bisa go internasional," Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan dalam keterangan resmi, Kamis (18/10).

Hal itu disampaikan Zulkifli saat dia dan Calon Wakil Presiden, Sandiaga Uno mendengarkan curhat ratusan pelaku UKM Kabupaten Cianjur di Perumahan Bumi Pesona, Cianjur, Jawa Barat, Rabu kemarin (17/10)


Hadir dalam pertemuan tersebut 100 lebih pelaku UKM yang tersebar di Kabupaten Cianjur mulai dari kuliner, pakaian sampai jasa.

Zulkifli menyebutkan di era kemajuan teknologi informasi dan media sosial saat ini, UKM harus diberikan motivasi, bekal dan dorongan untuk go international.

"Sekarang marak belanja online yang nilainya terus meningkat. Ini seharusnya menjadi peluang UKM untuk memasarkan produknya ke seluruh dunia. Tugas pemerintah adalah menyiapkan sumber daya manusianya dan membuka jalan untuk UKM," ungkapnya.

Kepada para pelaku UKM, Zulkifli juga menjelaskan pentingnya memilih PAN bersama-sama dengan memilih Prabowo-Sandi.

"Kebijakan Presiden-Wakil Presiden nanti harus ada yang mengawal di DPR. Karena itu kalau PAN bisa meraih 100 kursi dan Prabowo-Sandi menang, InsyaAllah Fraksi PAN akan mendukung penuh kebijakan yang pro UKM dan pro rakyat," tambahnya.

Senada dengan Zulkifli, Sandiaga Uno menyebut saatnya sekarang UKM bisa maju dan tumbuh.

"Kalau Prabowo-Sandi dan PAN menang kita akan hadirkan kebijakan yang pro UKM dengan bantuan modal dan bisa go internasional," ucapnya. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

IRGC: Jika Netanyahu Masih Hidup, Kami Akan Memburunya

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:44

Benarkah Membalik Pakaian Saat Dicuci Bikin Baju Lebih Awet?

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:24

Kantor PM Israel Bantah Rumor Netanyahu Tewas

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:12

KPK Isyaratkan Tersangka Baru dari Pihak Swasta di Skandal Kuota Haji

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:40

KPK Endus Modus THR ke Forkopimda Terjadi di Banyak Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:02

Zelensky Tuduh Rusia Pasok Drone Shahed ke Iran untuk Serang AS

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:51

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:41

Trump Minta Tiongkok hingga Inggris Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:27

Serangan ke Aktivis Tanda Demokrasi di Tepi Jurang

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:20

KPK Bongkar Dugaan THR untuk Polisi, Jaksa, dan Hakim di OTT Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:15

Selengkapnya