Berita

Idrus Marham/RMOL

Hukum

Idrus Marham: Biarkan Eni Yang Jelaskan, Kalau Saya Nanti Malah Bias

RABU, 17 OKTOBER 2018 | 16:13 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

. Mantan Menteri Sosial, Idrus Marham menolak memberikan komentar soal kabar Partai Golkar akan mengembalikan uang yang diduga merupakan aliran dana korupsi PLTU Riau-I.

Idrus yang juga mantan Sekjen Partai Golkar meminta untuk menanyakan itu kepada mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR dari Golkar, Eni Maulani Saragih.

"Saya kira biarlah Bu Eni yang jelasin karena dari keseluruhan itu kan Bu Eni yang tahu," ujar Idrus di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (17/10).


Termasuk juga saat ditanya soal dana PLTU Riau-I yang disebut-sebut digunakan untuk biaya Munaslub Golkar pada 2017, Idrus pun berkilah.

"Biarkanlah Bu Eni yang jelasin, kalau saya yang menjelaskan nanti malah bias," tukasnya.

Dalam kasus PLTU Riau-I setidaknya sudah tiga orang ditetapkan sebagai tersangka. Selain dua kader Golkar, Eni dan Idrus, seorang lainnya yakni Johannes Budisutrisno Kotjo selaku pemilik saham Blackgold yang merupakan konsorsium proyek PLTU Riau-1.

Johannes Kotjo disangkakan telah memberikan suap sebesar Rp 4,5 miliar kepada Eni. Suap tersebut diberikan sebagai jatah memenangkan proyek pembangunan PLTU Riau-1.

Adapun peran Idrus, diduga terlibat dalam suksesi kontrak jual beli tenaga listrik atau Power Purchase Agreement PLTU Riau-1 kepada pihak konsorsium.

Imbalannya, Idrus diduga menerima jatah sebesar 1,5 juta dolar AS dari Johannes Kotjo. [rus]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya