Berita

KPK/Net

Nusantara

Mantan Pimpinan: KPK Tak Pernah Kirim Surat Panggilan Via Kurir

RABU, 17 OKTOBER 2018 | 08:52 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Viral, sebuah surat pemanggilan KPK kepada Bupati Blitar Rijanto,  beredar luas di sosial media. Ihwal ini mantan pimpinan KPK, M Jasin angkat bicara.

"Yang paling mencolok sebenarnya bisa dilihat dari fisik suratnya. Harusnya pakai lambang garuda, bukan logo KPK di pojok kiri,”  kata Yasin di Pendopo Kabupaten Blitar seperti dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (16/10).

Jasin mengatakan surat panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikirim dan disampaikan kepada yang bersangkutan langsung oleh tim dari KPK. Bukan melalui kurir maupun pos.


"KPK tidak pernah memakai kurir. Ada tim sendiri yang memang bertugas mengirimkan surat panggilan. Karena ini kan rahasia dan jika memakai kurir beresiko hukum,” tegas Yasin.

Yasin mengimbau kepada pejabat publik yang menerima surat panggilan pemeriksaan palsu seperti yang dialami Bupati Blitar, untuk segera berkoordinasi dengan aparat penegak hukum.

"KPK juga pasti sudah berkoordinasi dengan penegak hukum yang ada di pusat dan yang di daerah," demikian Yasin. [jto]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya