Berita

Cho Yang-ho/CNA

Dunia

Kepala Korean Air Didakwa Atas Kasus Penggelapan

SENIN, 15 OKTOBER 2018 | 15:08 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kepala maskapai penerbangan Korean Air, Cho Yang-ho didakwa pada hari Senin (15/10) atas sejumlah tuduhan, termasuk penggelapan dan pelanggaran kepercayaan.

Cho adalah kepala terbaru dari kelompok bisnis besar, atau dalam bahasa lokal dikenal dengan istilah chaebol, yang menghadapi tantangan hukum di Korea Selatan sejak Presiden Moon Jae-in mengambil alih jabatan pada tahun 2017 lalu. Moon diketahui berjanji untuk mengekang kekuatan berlebihan dari konglomerat milik keluarga dan meningkatkan tata kelola mereka.

Dikabarkan Channel News Asia, Kantor kejaksaan Seoul mengatakan bahwa Cho mengambil sekitar 19,6 miliar won komisi dari tahun 2003 hingga 2018 dengan mendirikan perusahaan dagang untuk memperantarai peralatan pesawat dan pembelian barang-barang bebas bea dalam penerbangan untuk Korean Air.


Akibat kasus ini, saham Korean Air turun 0,6 persen, sementara perusahaan induknya Hanjin Kal Corp, di mana ketua Cho memiliki 17,84 persen saham, kehilangan 2 persen. [mel]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya