Berita

KPK/Net

Hukum

OTT KABUPATEN BEKASI

Penyidik KPK Amankan Uang Lebih Dari Rp 1 Miliar

SENIN, 15 OKTOBER 2018 | 08:56 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Operasi senyap tangkap tangan satuan tugas penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah uang yang diduga merupakan hasil suap kepada pejabat di Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan mentakan dari hasil penindakan tersebut, penyidik menyita uang sejumlah lebih dari 1 miliar rupiah.

"Sampai saat ini setidaknya lebih dari 1 miliar rupiah dalam bentuk dolar Singapura dan Rupiah yang diamankan sebag barang bukti," kata Basaria dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Senin (15/10).  


Basaria melanjutkan tim masih di lapangan dan proses klarifikasi masih berjalan.

"Kami belum bs menyampaikan informasi lebih. Hasil kegiatan ini akan kami sampaikan melalui konferensi pers sore atau malam ini," demikian Basaria.

Satuan tugas penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelumnya menggelar upaya paksa penyegelan sejumlah ruangan di Dinas PUPR Kabupaten Bekasi.

Dari foto yang beredar di kalangan wartawan, di salah satu ruangan tertempel segel berbentuk stiker putih berlogo KPK dengan tulisan "Untuk Keadilan" dan juga garis yang dililit di bagian gagang dan daun pintu. [jto]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya