Berita

Politik

Di Depan Ribuan Kader PKS, Sambutan Sohibul Bertaburan Istilah Militer

MINGGU, 14 OKTOBER 2018 | 12:40 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Shohibul Iman menyemangati para kader yang sedang berkampanye jelang Pemilu 2019 dengan istilah-istilah kemiliteran.

"Kita harus kombinasikan serangan infanteri, serangan kavaleri, dan serangan artileri kita. Ini harus kita jalankan semua agar seimbang,” ucap Shohibul saat sambutan acara Konsolidasi Akbar Nasional PKS di Hotel Bumi Wiyata, Depok. Minggu (14/10).

Dia menegaskan bahwa setiap serangan itu harus terpadu dan penuh kesinkronan satu sama lain. Sasarannya tak lain mengambil hati masyarakat sehingga PKS menjadi partai papan atas di Pemilu 2019 mendatang.


Namun, pesan dia, jangan pula serangan itu justru mengenai teman sendiri di lapangan.

"Jangan sampai serangan artileri, serangan udara kita salah sasaran, justru mengenai pasukan infantri kita yang di darat," ucapnya beristilah.

Shohibul pun mengingatkan, kader PKS yang public figure agar berhati-hati mengeluarkan pernyataan di media baik cetak, elektronik maupun siber.

“Jika antum salah statement maka yang jadi korban adalah infantri di lapangan, mereka kesulitan menjelaskan di lapangan apa yang antum maksudkan. Ini harus betul-betul diperhatikan," pungkas Sohibul.[wid]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya