Berita

Politik

Korsa Sayembara Aransemen Lagu #2019KalahkanJokowi

SABTU, 13 OKTOBER 2018 | 13:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Menyemerakkan kontestasi Pemilihan Presiden 2019, Komunitas Relawan Sadar Indonesia (Korsa) mengadakan sayembara aransemen lagu #2019KalahkanJokowi.

Sayembara sudah dibuka sejak kemarin dan ditutup 18 Oktober 2018. Untuk pengumuman pemenang akan dilaksanakan pada 20 Oktober 2018 bertepatan dengan empat tahun Joko Widodo menjabat Presiden.

Koordinator Korsa, Amirullah Hidayat mengatakan, penyanyi Sang Alang yang menciptakan lagu #2019GantiPresiden akan bertindak sebagai dewan juri sayembara.


Di menjelaskan, Korsa melaksanakan sayembara dalam rangka untuk mengajak seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Marueke bersama-sama satukan tekad mengalahkan Jokowi.

"Sebab Jokowi tidak berhasil dalam memimpin, ini dapat kita buktikan dengan tidak adanya satupun janji kampanye yang betul-betul dilaksanakan," ujar kader Muhammadiyah yang akrab disapa Amir.

Menurutnya, sayembara ini juga sebagai tanggung jawab moral sebab Korsa adalah paguyuban relawan Jokowi pada Pilpres 2014 yang lalu tetapi telah menyatakan diri keluar dari pendukung Jokowi.

"Kami akan berjuang sekuat tenaga untuk menyakinkan rakyat pemilik hak suara pada Pilpres 2019 untuk tidak memilih Jokowi lagi," demikian Amirullah Hidayat.

Adapun lirik lagu #2019KalahkanJokowi yang disayembarakan:

Kami bergerak dengan rapi
Untuk selamatkan NKRI
Dari pemimpin saat ini
Demi masa depan anak cucu kami

Pilpres 2014 kami relawan Jokowi
Tapi kini kami tak mau lagi
Karena Jokowi tidak tepati janji
Cukuplah Presiden satu kali

Korsa berjuang sepenuh hati
Untuk menangkan Prabowo-Sandi
Menjadi Presiden 2019 nanti
Sehingga makmur rakyat dan negeri

Mari berjuang bersama kami
Sadarkan rakyat dari pencitran diri
2019 kita kalahkan Jokowi
Untuk masa depan generasi dan negeri.


Ketentuan dan syarat ikut lomba: Pertama, lomba ini gratis dan terbuka untuk umum; Kedua, durasi aransemen lagu maksimal 3 menit; Ketiga, lirik lagu bisa dikreasikan dari aslinya; Keempat, materi aransemen lagu belum pernah dipublikasikan; Kelima, peserta dapat mewakili individu atau grup maksimal tujuh orang.

Adapun format pendaftaran: ketik nama (spasi) alamat. Lalu kirim ke nomor WhatsApp: 0822 9891 7031. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya