Berita

Jamal Khashoggi/Net

Dunia

Saudi: Tuduhan Perintah Pembunuhan Jamal Khashoggi Di Konsulat Tidak Berdasar

SABTU, 13 OKTOBER 2018 | 13:05 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dugaan adanya perintah pembunuhan wartawan senior Jamal Khashoggi di dalam konsulat Saudi di Istanbul Turki pekan kemarin hanyalah kebohongan dan tuduhan tidak berdasar.

Begitu penegasan Menteri Dalam Negerai Saudi, Pangeran Abdulaziz bin Saud bin Naif bin Abdulaziz. Penyangkalan itu disampaikan jelang akhir pekan ini, atau 11 hari setelah Khashoggi terakhir kali terlihat memasuki konsulat Saudi.

Tunangan Khashoggi yang menunggu di depan konsulat mengatakan bahwa Khahoggi tidak pernah keluar.


Sejumlah pejabat Turki kemudian menduga bahwa Khashoggi telah dibunuh di dalam konsulat.
Sementara itu pihak Saudi mengatakan bahwa wartawan yang sangat lantang mengkritisi pemerintah Saudi itu telah meninggalkan konsulat tak lama setelah tiba.

Menanggapi isu yang berkembang, Pangeran Abdulaziz bin Saud bin Naif bin Abdulaziz mengatakan bawa pihak kerajaan ingin mengungkap seluruh kebenaran.

Dikabarkan BBC, dia juga menekankan bahwa dugaan ada perintah pembunuhan di dalam konsulat adalah tuduhan tidak berdasar. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya