Berita

Foto/Net

Olahraga

Antusiasme Masyarakat Meningkat 2 Hari Terakhir

SABTU, 13 OKTOBER 2018 | 08:12 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Selain di area festival maupun arena pertandingan, peningkatan antusiasme masyarakat untuk menonton pertandingan Asian Para Games 2018 pun terlihat di halte-halte untuk naik shuttle bus menuju venue pertandingan. Beberapa shuttle bus juga terlihat penuh oleh penonton, sehingga sebagian besar dari penonton harus rela berdiri.

Di tempat lain, sehari menjelang berakhirnya Asian Para Games 2018, atmosfer penonton datang ke venue juga semakin besar. Ratusan penonton hadir di Jakarta Internasional Velodrome, Jakarta Timur. Mereka memadati hingga sudut-sudut tribun.

Penonton tersebut datang dari berbagai kalangan. Mulai dari anak sekolah hingga warga biasa yang memang ingin menyaksi­kan atlet Indonesia berjuang.


"Saya datang bersama anak dan suami. Kebetulan hari ini tidak ada kegiatan, kami baru sempat datang, padahal ingin sekali datang dari kemarin-ke­marin. Semoga kehadiran kami bikin atlet Indonesia semangat dan dapat medali," kata Yuli, salah seorang penonton.

Sebelumnya, Wakil Deputi III Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018 atau Inapgoc, Reza Nasution menyebut, ada 15 ribu penonton per Kamis sore (11/10). Dia menilai, ada antusi­asme yang lebih tinggi diband­ing hari-hari sebelumnya.

"Penonton hari ini memang terlihat, yang berarti antusiasme masyarakat untuk menonton pertandingan lebih tinggi dari­pada hari-hari kemarin. Sampai jam empat sore, data tiket ter­jual adalah sekitar 15 ribu," ujar Reza.

Untuk mengantisipasi membe­ludaknya penonton di salah satu venue pertandingan, INAPGOC berusaha mengalihkan penonton ke venue yang lebih sepi.

"Kami antisipasi dengan cara mengalihkan penonton-penonton yang terkonsentrasi di satu venue, untuk diarahkan ke venue lain seperti Stadion Utama GBK," ucapnya. ***

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya