Berita

Ferdinand Hutahaean/Net

Politik

Oposisi Nilai Istilah Winter Is Coming Bukti Jokowi Jago Berkhayal

SABTU, 13 OKTOBER 2018 | 01:21 WIB | LAPORAN:

Kubu oposisi angkat bicara tentang pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengibaratkan kondisi perekonomian global dengan istilah winter is coming seperti salah satu judul serial cerita fiktif, Game of Thrones.

Ketua Bidang Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menilai pemilihan istilah tersebut telah membuktikan bahwa Joko Widodo kerap berkhayal dan mampu membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik.

Ferdinand juga menilai khayalan tersebut seperti yang dilakukan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.


"Ini kan Pak Jokowi adalah presiden yang banyak mengkhayal sepeti Donald Trump banyak mengambil cerita-cerita khalayan. Sama seperti beliau berkhayal ekonomi meroket September tapi tak kunjung meroket," ketusnya saat ditemui wartawan di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (12/10).

Saat menyampaikan pidato tersebut dalam acara annual meeting IMF dan Bank Dunia di Bali, Jokowi mendapatkan apresiasi besar dari para peserta yang berasal dari berbagai negera anggota IMF.

Ferdinand menilai hal itu sangat lumrah. Sebab, namanya khayalan sering mendapat tepuk tangan dari orang yang mendengar.

"Karena memang dilihat seorang anak kecil, yang mampu bercerita hebat itu pasti mendapat tepuk tangan," jelasnya.

Menurut Ferdinand Jokowi selama memimpin bangsa hanyalah memberikan janji-janji atau cerita khayalan kepada rakyat kebanyakan. Namun tidak satupun dari janji-janji politik itu mampu dia wujudkan.

"Makanya kita gak mau lagi presiden pengkhayal lagi. Kita mau presiden betul-betul konkrit. Kalau (pertumbuhan) ekonomi 6 persen ya 6 persen. Jangan bilang 7 persen ternyata cuma 4,8 persen. Ini kan mengkhayal," pungkasnya. [nes]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya