Berita

Foto: Net

Nusantara

Apdesi Kirim 3 Ton Perlengkapan Bayi Ke Sulteng

JUMAT, 12 OKTOBER 2018 | 10:55 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Bantuan untuk para korban bencana gempa-tsunami di Palu, Donggala, Sigi, dan wilayah lain di Sulawesi Tengah, terus mengalir.

Bantuan juga datang dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi). Sumbangan bakal dikirim lewat Makassar menempuh jalur darat. Rencananya, dikirim hari ini (Jumat, 12/10).

Pemberian sumbangan dipimpin langsung Ketua Umum APDESI, Suhardi Buyung, didampingi Sekretaris Jenderal, Ipin Arifin, dan Bendahara Umum, Patrika S Andi Paturusi. Sejumlah bantuan, termasuk perlengkapan bayi, merupakan sumbangan dari kepala-kepala desa di seluruh Indonesia.


"Apdesi Peduli Palu akan berangkat hari ini menuju Palu dengan membawa bantuan tenda, sarung, selimut makanan dan susu bayi," tutur Ketua Umum APDESI, Suhardi Buyung, dalam keterangan tertulis, sesaat lalu.

Suhardi berharap bantuan yang dikirim bisa terdistribusi dan diterima korban. Manfaatnya juga diharapkan bisa dirasakan langsung.

"Kami juga terus berdoa, kegiatan ekonomi di Palu, Donggala, dan Sigi bisa segera pulih dan kembali bangkit," katanya.

Sebetulnya, lanjut Suhardi Buyung, sejumlah bantuan sudah lama terkumpul. Namun pihaknya baru bisa mengirim hari ini karena sempat kesulitan untuk mengangkutnya.

Patrika S Andi Paturusi menambahkan bahwa perlengkapan bayi berupa susu, makanan, pakaian dan diaper mempunyai berat total 3 ton.

Dalam jumpa pers kemarin (Kamis, 11/10), Kepala Pusdatin BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyebut jumlah korban tewas hingga mencapai 2.073 orang.[wid]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

34 Ribu Kendaraan Melintas Padalarang dan Lembang, Mayoritas Roda Dua

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:55

Tinjau Terminal Pulo Gebang, Seskab Teddy Jamin Arus Balik Lancar

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:38

Akui Coretax Bermasalah, Purbaya Perpanjang Deadline Lapor SPT hingga Akhir April 2026

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:48

Energi Filipina Masuk Zona Waspada, Presiden Marcos Aktifkan Mode Siaga

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:27

Dugaan Intervensi Politik Bayangi Penanganan Kasus Yaqut di KPK

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:10

Emas Mulai Ditinggalkan, Investor Lirik Bitcoin sebagai Aset Aman

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:06

Mendagri: Sumbar Capai 100 Persen Pemulihan Pascabencana, Sumut-Aceh Belum

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Tren Nikah Melonjak Usai Lebaran, Kemenag Pastikan KUA Siaga Meski WFA

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:20

Ledakan Wisatawan Lebaran di Jabar, DPRD Ingatkan Waspada Bencana dan Pungli

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:01

IHSG Menguat ke Level 7.199 di Sesi I Rabu Siang, Ratusan Saham Menghijau

Rabu, 25 Maret 2026 | 12:28

Selengkapnya