Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Gerindra: Pemerintah Cuma Mengulur Waktu, BBM Pasti Naik

JUMAT, 12 OKTOBER 2018 | 03:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pemerintah dinilai hanya menunda kenaikan harga BBM agar tidak merusak perolehan suara dalam Pilpres 2019.

Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyouno menjelaskan cepat atau lambat BBM pasti naik.

Ia bahkan memprediksi pemerintah hanya mampu menahan kenaikan harga BBM hingga akhir bulan ini. Hal ini lantaran Indonesia masih melakukan impor minyak mentah saat dolar melemah.


"Tidak akan sanggup lagi pemerintah menahan laju dolar ke luar dari Indonesia. Sekarang atau kapanpun harga BBM pasti naik," ujarnya saat menjadi pembicara dalam diskusi di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (11/10).

Arief menambahkan sudah ada prediksi dari pengusaha minyak bahwa harga minyak mentah global akan terus melonjak yang akan berdampak pada beban subsidi.

"Pertanyaannya sekarang sampai kapan dia (harga) akan tahan? sementara kalau ditahan terus ya, minyak dunia ini bisa terus meluncur sampai 100 dolar AS per barel," ujarnya. [nes]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya