Berita

Alasan Manado Jadi Tuan Rumah Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental

KAMIS, 11 OKTOBER 2018 | 18:52 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

. Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental (PKNRM) merupakan hajatan nasional yang diupayakan untuk menunjukkan ke masyarakat aksi nyata pemerintah dalam mengimplementasikan Gerakan Nasional Revolusi Mental.

Pada tahun 2018, acara inti PKNRM akan diselenggarakan 26-28 Oktober di Kota Manado dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sebagai panitia penyelenggaranya.

Menurut Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Koordinasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), YB Satya Sananugraha, pemilihan Kota Manado sebagai tuan rumah PKNRM merupakan komitmen sukarela Pemprov Sulut dalam implementasi Gerakan Nasional Revolusi Mental.


"Selama PKNRM 2017 yang terselenggara di Solo, Jawa Tengah, Pemprov Sulut dengan senang hati bersedia menjadi tuan rumah," ungkapnya di Jakarta, Rabu (10/10).

Pemprov Sulut sendiri sudah menginstruksikan jajarannya untuk mensukseskan acara PKNRM dan mengajak seluruh masyarakat Sulut, khususnya pemerintah dan warga Kota Manado bergotong royong terkait penyelenggaran hajatan ini. Keterlibatan masyarakat Kota Manado dalam PKRNM diharapkan nantinya membawa dampak positif dalam kesuksesan penyelenggaraan.

Selain komitmen, menurut YB Satya Sananugraha, terdapat beberapa alasan menarik di balik penetapan Manado sebagai tuan rumah. Bahwa kelebihan Provinsi Sulut dan Kota Manado akan layak menjadi inspirasi untuk daerah-daerah lain, dijelaskan, secara sosio-kultural, kemajemukan masyarakat Manado merupakan potret indah dalam merangkai keberagaman dan cerminan kehidupan inklusif yang melindungi minoritas.

Ditambahkan, hal tersebut sesuai dengan kearifan lokal Minahasa "Si tou timou tumou tou" yang artinya "Manusia baru dapat disebut sebagai manusia, jika sudah dapat memanusiakan manusia.

Selain itu, posisi strategis Manado sebagai representasi Indonesia Timur jadi faktor penting untuk penyebaran implementasi lima Gerakan Nasional Revolusi Mental.

"Revolusi mental itu gerakan nasional. Meski terpisah jauh secara geografis namun tetap mewujudkan Indonesia bersatu, mandiri dan melayani," tutur Satya.

Sementara itu, meski acara inti akan diselenggarakan di akhir bulan ini, namun sejak 1 Oktober Pemprov Sulut sudah melakukan peningkatan kualitas pelayanan yang dibungkus dalam program "Rencana Aksi Nyata Sulut" yang diantaranya adalah pembuatan KTP elektronik bagi pemilih (di dalamnya pemilih pemula) di 15 kabupaten/kota oleh Dukcapil; pengurusan 1000 sertifikat tanah bagi masyarakat di 15 kabupaten/kota oleh ATR BPN; pelayanan pembuatan 500 SIM dengan metode mobile; dan peningkatan peningkatan mall pelayanan publik oleh DPM PTSP di kabupaten dan kota di Bitung dan Tomohon. [rus]

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

Energi Bersih Semakin Diminati Sektor Industri dan Bisnis

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:09

Relawan Bara JP Hapus Nama Jokowi

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:52

Pengelola Apartemen Jakarta Utara Bantu Polisi Putus Rantai Peredaran Narkoba

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:24

Produk Warga Binaan Didorong Masuk Kopdes Merah Putih

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:01

Wamenkomdigi Tegaskan Jaringan di Sumbar dan Sumut Hampir Pulih 100 Persen

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:52

Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:45

Raja Maroko Puji Soliditas Nasional di Piala Afrika 2025

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:27

Iran Batasi Akses Internet demi Putus Komando Teroris Asing ke Perusuh

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:05

Kasus Kuota Haji: Dito Ariotedjo Ungkap hanya Ditanya Satu Pertanyaan Soal Fuad Hasan

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:59

Kongres XXII: Sujahri-Amir Tidak Sah Pimpin GMNI

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:43

Selengkapnya