Berita

Keiko Fujimori/BBC

Dunia

Terlibat Pencucian Uang, Putri Mantan Presiden Ditangkap

KAMIS, 11 OKTOBER 2018 | 11:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Putri mantan Presiden Peru Alberto Fujimori, yakni Keiko Fujimori ditangkap sebagai bagian dari investigasi pencucian uang pekan ini.

Keiko Fujimori yang merupakan pemimpin oposisi dalam kongres Peru, ditahan bersama suaminya.

Hakim mengatakan mereka akan ditahan pada awalnya untuk satu hari bersama dengan 19 tersangka lainnya.


Jaksa menuduh dia terlibat dalam menerima sumbangan ilegal ke partainya oleh perusahaan Brasil, Odebrecht. Fujimori menyangkal tuduhan tersebut.

Jaksa menuduh dia memimpin kelompok kriminal di dalam partainya yang mengambil 1.2 juta dolar AS dalam bentuk dana ilegal dari Odebrecht untuk digunakan selama kampanye pemilihan presiden tahun 2011 lalu.

Terkait kasus tersebut, awal tahun ini, mantan Presiden Pedro Pablo Kuczynski mengundurkan diri dalam skandal terkait dengan kasus Odebrecht.

Dalam sebuah surat yang diterbitkan di media sosial setelah penangkapannya, Fujimori mengatakan dia sedang dianiaya secara politik.

"Ini disebut penganiayaan politik," tulisnya.

"Saya ditahan tanpa alasan hukum," sambungnya seperti dimuat BBC.

Penangkapan itu terjadi seminggu setelah ayahnya mendapat pengampunan presiden yang dicabut oleh hakim.

Alberto Fujimori diperkirakan akan kembali ke penjara untuk terus menjalani hukuman 25 tahun karena pelanggaran hak asasi manusia. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya